Sebuah pekerjaan pasti ada suka dan dukanya, itu hal yang sangat wajar. Kurang lebih 1 tahun saya membangun sebuah usaha kecil bergerak dibidang hand made shoes. Dari awal agustus 2009 sampai hari ini saya menjalani usaha itu. Awal saya menbangun usaha ini dari ajakan seorang sahabat saya yang saat itu ingin mencari uang saku tambahan. Saya di ajak menemui seorang produsen sepatu, sebut saja namanya Mas Toni. Selama mendengarkan teman saya berdiskusi tentang model dan deal harga untuk masing-masing sepatu, saya mulai tertarik untuk mengikutinya. Sebelum menjalankan niat saya, saya meminta persetujuan kepada sahabat saya, Sheila, yang sudah menjalankan usaha ini, karena saya juga akan memakai jasa Mas Toni. Dengan persetujuan teman saya, saya mulai memulai usaha ini. Saya mengambil usaha yang tidak menggunakan modal, karena saya tidak mempunyai modal, maklum masih kuliah. Pertama yang saya lakukan adalah mengumpulkan berbagai macam model sepatu dari heels, flats, booths dan angkle booths. Kemudian berdiskusi dengan Mas Toni, untuk kesepakatan model yang dapat dia bikin. Untuk memasarkannya, saya menggunakan social network Facebook untuk memulai usaha saya. Nama yang sya pilih untuk usaha sepatu saya adalah Eightteen Shop (18's shop). Kenapa saya ambil angka 18?karena saya cukup hoki dengan angka itu, dengan harapan saya juga hoki di usaha ini. Respon publikasi pertama cukup bagus, banyak yang komentar di FB, tanya-tanya via sms sampai via telepon. Order pertama aku dari Palembang, dia memesan sebuah sepatu booths yang saat itu sedang populer. Dia sangat puas dengan hasilnya. Kebetulan model yang dia pilih, di toko milik Mas Toni di BTC (Bandung Trade Center) sudah ada stock lengkap, jadi bisa langsung kirim tidak perlu repot menunggu 3 minggu lama pembuatan sepatu. Mulai sejak itu, banyak orderan dari Aceh, Palembang, Lampung, Pontianak, Semarang, Yogjakarta, Bali sampai Makasar. Sukanya dari usaha ini, uang saku saya ada tambahan. Saya bisa membagi rejeki kepada ibu, kakak, dan adik saya berupa tas, sepatu serta baju. Dukanya, terkadang barang yang diinginkan costumer tidak sesuai dengan keinginan, serta lama pembuatan dari pihak Mas Toni. Selama 1 tahun saya menjalani bidang ini, ada 4 kali kejadian yang cukup mengecewakan bagi costumer saya. Salah satunya ketika seorang costumer memesan sebuah sepatu buat sebuah acara special. Dia segaja memesan jauh-jauh hari, namun karena berbagai alasan dari Mas Toni, akhinya lama pembuatan sepatu sangat lama. Sampai hari H sudah lewat barang baru dikirim, alhasil, costumer tidak terima, dan dikembalikan barang yang sudah dikirim. Ada pula yang modelnya sangat jauh dengan gambar asli. Cara menanggulangi semua keluhan costumer yang paling ampuh, adalah menjelaskan secara detail kenapa sampai bisa terjadi dengan sabar, serta diskon besar-besaran untuk sepatu itu. Sekarang saya sudah bekerja, dan tinggal di Jakarta, saya mencoba menjalankan usaha saya dengan 2 minggu sekali ke Bandung. Ternyata pasar masih ramai, masih banyak costumer yang memesan sepatu saya, meskipun tidak seramai yang dulu, karena konsentrasi saya bukan di usaha itu, namun di pekerjaan saya yang sekarang. Cukup sulit menjalankan dua-duanya bersamaan, penyebab utama, usaha sepatu saya berjalan tidak satu kota dengan tempat tinggal sekarang. Saat ini saya mendapat order sepatu dengan ukuran special ukuran mini dari New Zealand (ekspor sepatu!!amin ^^), yang sedang dalam proses pembuatan. Itulah salah satu keunggulan handmade , kita bisa membuat sebuah sepatu dengan ukuran yang tidak ada dipasaran. Cita-cita saya, ingin mempunyai sebuah butik sendiri dengan model sepatu design saya sendiri serta saya mempunyai pegawai sendiri. Impian itu masih jauh disana menanti saya, back to reallity sekarang saya mencoba mempertahankan usaha ini supaya tetap berjalan dengan tetap bekerja di Jakarta. Wish me luck Girls!! I love Shoes!! ^^

Tidak ada komentar:
Posting Komentar